Beludru
Kuambil lagi
bulan dipekat malam
kujadikan tinta pena
kucipta kertasnya dari mutiara
kutumbuk dan kucetak semuanya
Rindu memanggil lagi
tapi buntu sedang menjadi aku
hingga sadar kupecat tanpa sadar
dan buatku mengigau
cinta, rindu, resah, dan benci berafiliasi
menjadi metafora atas diri yang sepi
aku rindukan kamu disini
semoga kamu disana belum mau mati
Karena cinta,
masih menyulamku ke arahmu
dan menyapa frasa yang kaku
dan beku
Selamat bersekutu
dengan pekat yang diburu
Comments
Post a Comment