Posts

Showing posts from May, 2015

Rindu (3)

Image
Harus berapa lama waktu mengkungkung kita? Dalam helaan rindu sukma Melepas jari dari tautan magis  Menolehkan mata dari luar-dalam-logis Harus berapa lama, Keberjarakan menjerat kita? Dalam ruang yang sesungguhnya hampa. Dalam kekang yang tak pantas dicipta. Tak cukup aku, Memandangmu dari sudut kotak bingkai Diberi seribu pun aku ragu. Tandus disini mengharap temu Yang saling mengetuk pintu. Jadi biarkan desember menguning dan langit memerah Dengan doa Yang tak pinta tegur sapa tapi berhujung jumpa ~ Untuk 'kita' yang yakin bahwa kebersamaan tak melulu butuh restu dari jarak dan waktu.

Rindu (2)

Image
-Apa definisi yang tepat untuk kata rindu? Bagiku rindu adalah harap temu. tunggu, ubah persepsi mu. Aku hanya mengharap temu. Tak pernah pinta tegur sapa. Lantas sampai kapan kita menggantung disana? Aku juga tidak tahu. Usahaku bahkan sudah tak dapat diukur dengan satuan Kilojoule. Daya mu terlalu magis untuk mencipta logis. bahkan sekadar tulis. kita berpijak terlalu dekat. Namun tak pernah jadi lekat. Dan haruskah kini kau pergi? Dalam satu pun aku rindu. Dan kini kau puing jadi seribu. Tak mengapa. Tangan jarak dan waktu memang tak pernah peduli. Mendekap siapa saja yang lengkap agar menjadi lengap. Aku hanya butuh percaya ; Bahwa kau percaya.

Hilang

Image
Lying beside you, here in the dark feeling your heartbeat with mine Softly you whisper, you're so sincere how could our love be so blind (open arm - Journey)          Entah berapa derajat dusta yang tercipta. Hingga tak sanggup lagi menegakkannya. Dan terjatuh, Dan terhempas. Tepat lima inchi disampingmu. Kita berjalan tanpa pretensi. Yang membuatnya Pengap dalam Gelap Butuh berapa kaki agar dapat berimajinasi? Bahwa dalam setiap tapak tak pernah berpijak. Yang jelas aku tak mampu. Hanya akan mencipta dinding yang tak mungkin luruh, atau bahkan terbatasi tangan langit. Aku tetap merangkak. Ya, menuju tempat itu ; Taman bunga yang indah meski tanpa segala.Tapi tak lagi kutemui telapakmu. Yang justru membuatnya berbeda. Mungkin kau berlari. Yang menerbangkan titik abu-abu menjadi asap. Yang membuatku berkabut. Dan buta.

Rindu

Image
aku ingin berteriak ' Aku rindu' tapi tentu itu tak akan memanggilmu kesini bukan? apalagi membuatmu batal pergi. IMPOSSIBLE. Satu tahun berlalu lagi. tetap sia-sia. Aku kewalahan untuk mencintaimu tanpa jawab yang terucap. Kamu selalu menyembunyikannya dariku. rasamu, rasaku, entah bagaimana menyatukannya. Meski aku tahu belum saatnya. tapi bukankah kita -Manusia- Selalu butuh kepastian? Aku bahkan berani bersumpah. bahwa kali ini aku baru benar-benar merasakan getaran itu. walau mungkin tak beresonansi dengan hatimu. Aku baru kali ini teramat yakin bahwa kau -setidaknya akan menjadi- milikku. Kamu hanya butuh menjawab. agar tak adalagi yang tersesat. agar aku,kamu, bisa menyentuh skema jalan yang tepat. agar aku hanya satu. dan kita menyatu. IM. POSSIBLE

Tanya

Image
apa itu cinta? kutanyakan pada rintik basah yang jatuh memecah rindu ; 'cinta adalah tangan matahari yang menarikku ke awan, dekapan awan yang mengandungku sekawan, dan massa yang melepasku menuju tanah yang berkemul' Jawabnya. Akupun kembali kerumah. berjumpa dengan nada yang mengudara bersama doa. kutanya padanya hal serupa ; 'cinta adalah langkah musik yang berderap bersama lirik. yang mengayuh derik hingga mencipta paradigma klasik'. Lalu kutanya kembali pada daun yang menghijau sendu ; ' cinta adalah biru yang menyatu dengan terik sumbu. Tanah yang memilin akar agar menjadi sukar, dan klorofil yang memberi warna di setiap rasa' Lantas bersama waktu, hendak kutanyakan pula Padamu ; -adakah namaku menjadi jawabnya?-

Jauh

Image
Kamu-entah bagaimana caranya- Punya hal itu ; Janji menggenggam mentari. Bahkan sebelum ia terbit. Tapi mungkin kamu tidak tahu. Atau mungkin tidak mau tahu, bahwa cahaya yang sedang kau genggam justru menghadirkan purnama. Entah dilemariku, dikasurku, atau bahkan mungkin sudah tertelan ke rongga perutku. Terik sekarang terlalu sendu untuk dibilang satu. secarik hujan pun tak akan mampu. Tapi, seperti yang kita tahu, waktu tak akan membantu. sekadar menoleh pun ragu. waktu akan terus melangkah. mencipta genggam yang terbelah. Mencegahmu pergi adalah kepengecutan. luluh akan digdaya jarak dan waktu. tapi terlalu dusta rasanya bila aku berkata baik-baik saja. Aku mulai tercerai Karena esok lusa, tak ada lagi atraksi detak hujan yang beradu dengan aliran hijau. karena tak ada lagi rinai mu. Aku,Kamu, hanya harus menunggu. sampai kita tahu. jarak hanya punya aksi tipu. -Innocent of incen-