Jauh
Kamu-entah bagaimana caranya- Punya hal itu ; Janji menggenggam mentari. Bahkan sebelum ia terbit.
Tapi mungkin kamu tidak tahu. Atau mungkin tidak mau tahu, bahwa cahaya yang sedang kau genggam justru menghadirkan purnama. Entah dilemariku, dikasurku, atau bahkan mungkin sudah tertelan ke rongga perutku.
Terik sekarang terlalu sendu untuk dibilang satu. secarik hujan pun tak akan mampu. Tapi, seperti yang kita tahu, waktu tak akan membantu. sekadar menoleh pun ragu.
waktu akan terus melangkah. mencipta genggam yang terbelah.
Mencegahmu pergi adalah kepengecutan. luluh akan digdaya jarak dan waktu. tapi terlalu dusta rasanya bila aku berkata baik-baik saja.
Aku mulai tercerai
Karena esok lusa,
tak ada lagi atraksi detak hujan yang beradu dengan aliran hijau. karena tak ada lagi rinai mu.
Aku,Kamu, hanya harus menunggu. sampai kita tahu. jarak hanya punya aksi tipu.-Innocent of incen-
Comments
Post a Comment