Jenuh
rintik-rintik air dari tampias hujan mengalir di kaca sebelah kita. perlahan jatuh dan mengalir. Kita yang berlindung dari dinginnya udara luar berbincang hangat, "emangnya gabosen ya?" terdengar pertanyaan yang sedikit dipaksa keluar dari mulutmu. "Bosen? sama apa? sama kita?" "Engga. Sama badan kamu. Gabosen pendek terus?" "Oh ini sih gabosen. kalo tinggi nanti gaasik banyak yang suka." "Dih muntah banget dengernya." "Boleh deh. ke toilet aja dulu nanti kalo udah keluar semua boleh balik lagi." "Garing kan. Orang lagi serius nih." "Ngapain serius. Newton aja nemu teorinya sambil bercanda sama pohon apel" "Bodoooooo!!!" mulutmu membulat. kebiasaan yang kuhafal saat kamu sebal. Jujur aku bosan. Dengan seluruh kesenangan ini harus diakui senang pun ada batasnya. Tapi bagiku cinta adalah komitmen, kan. Aku bosan. Tepatnya aku sering merasa bosan, tapi tidak p...