Aku Mulai Menggilai Rindu

Rindu ini semakin menyiksa saja.

Pegal dan remuk setiap terbangun
Menyapamu lewat terka,
Sedang apa?

Pagi yang katanya selalu suci kembali lagi. Dirusak oleh sesak.
Aku menatapmu lagi lewat prakira,
Sedang apa?

Rindu ini semakin menyiksa saja.

Senja selalu turunkan durja
Bersama oranye yang tak bersuara
Aku kembali merasa melalui duga,
Sedang apa?

Sedang apa? Sedang apa? Sedang apa?

Gemetar lampu dikejauhan membuatku membangun rumahmu
Lalu kutidurkan dirimu disitu
Lagi-lagi hanya semu.

Aku rindu tanah yang satu.

Rindu ini semakin menyiksa saja.

.
ditulis 6 Desember 2016
-semoga waktu mau membantu-

Comments

Popular posts from this blog

Tulisan Seorang Penulis Tentang Mengapa Dia Menulis

Kita Tidak Pernah Sesingkat Ini

Menata Memori yang Berserakan