Setetes kehidupan

Saat aku menghempaskan jari-jari ku di tatanan abjad layar seluler, waktu menunjukan pukul 01.45

Kamu baru saja terlelap sepuluh menit yang lalu.

Sepuluh menit yang menyiksa.

Sepuluh menit yang meski hanya dilalui jarum panjang dua angka, tetap terasa sia-sia.

Kamu tahu? Terkadang hidup ini adalah kekonyolan.

Terkadang kekonyolan itu hidup.

Sama tidak perlunya seperti kedua hati yang berparuh lalu kemudian mematuk sesamanya.

Dan ketika mereka habis, mereka saling meratap dan bertanya
"Bagaimana bisa?"

Sama tidak rapihnya seperti kedua mata yang buta lalu kemudian saling berjatuhan

Dan ketika mereka tersadar, mereka saling menerka
"Mengapa dengannya?"

Kamu harus tahu
Cinta terkadang ialah sebuah kekonyolan.
Maka muara dari semua pernyataan itu ialah

Kehidupan ialah cinta.
Yang tak peduli seberapa rapuhnya engkau.

Maka, cinta ialah kehidupan

Comments

Popular posts from this blog

Tulisan Seorang Penulis Tentang Mengapa Dia Menulis

Kita Tidak Pernah Sesingkat Ini

Menata Memori yang Berserakan