Nevouscle
Serap cepat tanganku. Dalam gelap sekalipun. Jadikan ia cahaya. Yang aku tahu takkan selamanya kau genggam.
Mungkin kau jemu. Dengan menu tawa. Lantas hadirkan secercah sedih. Tentang berharap. Dan Harapan. Dan suka. Dan duka.
Tentang kemarin. Saat kita saling bertumpu dibawah rinai hujan. Berdengung akan harapan.
Tentang kemarin. Saat temu seperti tamu. tak perlu kau harap. tak perlu kau ucap.
Dalam satu. Kau. Aku.
Lantas kemudian kita terkeping waktu. Dan terhembus angin. yang meski kita tentukan sendiri arah matanya. Tetap saja hadirkan langkah yang terbelah.
Jika menumu sekarang adalah kerinduan tentang kita. dan memori.
Maka buatlah kembali.
Karena itu juga menuku.
Datang. dan tersenyumlah.
Karena yang kita rindukan bukanlah tempat. Tetapi, memori didalamnya

Duh ini sih apalagi yang perlu diajarin kalau udah jago gini.
ReplyDeleteBtw, anak nevouscle? Ayyas mana nih?
Ohiya ini matiin lagu gimana matiin lagu hehehe.
Haha. Amin ajalah ya.
ReplyDeleteYang jelas butuh banyak bimbingan.
Iyaps. Aduh ospeta ali gainget parah ini parah.
Ganggu yak lagunya? Ntar deh diatur. Sip.
Jzk om.