Aku, Dirimu, dan dirinya

Mereka bilang langkahku tak pernah terarah.
Mungkin kamu juga bilang begitu.
Menatapku pada lubang yang tak mungkin kita punya.
Mereka bilang arahku tak pernah melangkah.
Mungkin dia juga bilang begitu.
Harapkan aku pada genggam yang erat tapi dusta.
Kamu Dan dia tak pernah tau.
Bersembunyi atas segala pola yang telah kubuat. Bukankah segalanya mudah saja? Aku pergi. Aku berlari.
Kamu tak pernah buatku senyap. Sekarang.
Dia selalu buatku berontak. Selamanya.
Tak pernah Ada kata mengerti.
Antara aku, dirimu, Dan dirinya

Comments

Popular posts from this blog

Tulisan Seorang Penulis Tentang Mengapa Dia Menulis

Kita Tidak Pernah Sesingkat Ini

Menata Memori yang Berserakan